SEMNAS bareng Marzuki Alie

Bertempat di gedung Roedhiro Fakultas Ekonomi UNSOED di gelar Seminar Nasional dan Call for Paper. Gelaran ini merupakan rangkaian kegiatan dalam perayaan Dies Natalis ke-50 Fakultas Ekonomi UNSOED di tahun 2013 ini. Seminar Nasional yang mengangkat tema tentang Kreatifitas dan Inovasi untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah ini di hadiri lebih dari 300 peserta dari berbagai daerah, Jumat (1/11).

Dr. Suliyanto, SE, MM selaku ketua panitia Seminar Nasional ini dalam sambutannya melaporkan bahwa gelaran SEMNAS ini merupakan agenda tahunan Fakultas Ekonomi UNSOED. Beliau juga melaporkan banyaknya peserta yang mengikuti Call for paper berjumlah 132 peserta. Diwaktu yang sama Dekan Fakultas Ekonomi UNSOED Dr. Pramono Hari Adi, MS menyampaikan akan rasa senangnya atas kehadiran para peserta SEMNAS dan beliau juga membuka secara resmi gelaran SEMNAS yang sekaligus dibarengi dengan gelaran Konggres AFEBI ini. Gelaran SEMNAS ini juga menghadirkan dua narasumber yang diantaranya Dr. H. Marzuki Alie dan Prof Mudrajat Kuncoro,Ph.D dengan dimoderatori oleh Margani Pinasti, SE, M.Si, Ak.

Ketua DPR RI Dr.H. Marzuki Alie sebagai narasumber pertama menyampaiakan, bahwa struktur perekonomian di Indonesia untuk jumlah UMKM telah mencapai 99,9% dari total pelaku usaha yang ada. Bahkan untuk sektor UMKM menjadi salah satu penyelamat saat terjadi krisis pada era tahun 1997 sampai dengan 1998. Bang Alie akrab disapa, menyampaikan bahwa dalam upaya peran strategis UMKM masih kerap dipandang sebelah mata. Adapun UMKM yang berbasis teknologi dapat mempengaruhi beberapa faktor-faktor sebagai daya saing. Faktor sebagai daya saing yang utama tentunya kemampuan SDM dalam memanfaatkan ilmu dan teknologi yang ada, selain itu ada beberapa faktor yang diantaranya faktor akses teknologi, akses pasar dan permodalan. “Saat ini belum ada Undang-Undang yang mengatur tentang pemberdayaan masyarakat untuk membangun ekonomi bangsa, dan melindungi kepada masyarakat yang mempunyai usaha bergerak dalam bidang ekonomi”, tambahnya. Marzuki menambahkan, "Kami akan segera membuat rancangan perundangan tentang perlindungan pemberdayaan masyarakat dalam usaha bidang ekonomi".

Narasumber kedua Guru Besar UGM Prof Mudrajat Kuncoro,Ph.D menyampaikan bagaimana untuk meningkatkan produktifitas yang tidak hanya di tingkat negara tapi juga di tingkat perusahaan dan industri. Beliau juga mengatakan ciri utama UMKM meliputi: tidak ada pemisahan pemilik dan manajerial, menggunakan tenaga kerja sendiri, mengandalkan modal sendiri dan keluarga, tidak berbadan hukum. Di sisi lain, Prof. Mudrajad menyampaikan bahwa perubahan paradigma dalam pengembangan UMKM penting dilakukan. Inovasi mesti dilakukan, di samping menjalin kerja sama dan promosi yang lebih gencar.(ipunk)

shadow